Seputar Peradilan

Rabu (25/9/2019), Pengadilan Agama Amuntai bekerjasama dengan Pemkab dan Kemenag Balangan melaksanakan sidang terpadu bertempat di Aula Baruh Panyambaran, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

 

Kegiatan sidang terpadu tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu pada tanggal 25 dan 26 September 2019. Dihadiri tamu undangan Bupati Balangan, KPTA Banjarmasin, Dukcapil Prov. Kal-sel, Kanwil Kemenag Prov. Kal-sel, Panitera dan Sekretaris PTA Banjarmasin, Panmud Banding PTA Banjarmasin,  Koramil dan Polsek Halong, tokoh agama serta tokoh adat Halong.

Bupati Balangan, H Ansharuddin menyampaikan rasa bangga terhadap masyarakat di wilayah tersebut. Terlebih telah dapat melaksanakan pernikahan secara terpadu, atas inisiatif dari pihak Pengadilan Agama Amuntai.

"Tentu saja hal ini mendapat respon dari ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin, dan ini merupakan suatu kebahagiaan juga bagi masyarakat kami, karena surat nikah ini sangat bermanfaat sekali dan sangat dibutuhkan, terutama berkaitan dengan pembuatan akta kelahiran, kependudukan dan sebagainya,"tuturnya.

Pimpinan wilayah berjuluk Bumi Sanggam ini menambahkan, bahwa program tersebut sangat bermanfaat karena mampu melengkapi data masyarakat yang belum terpenuhi. Sehingga banyak masyarakat yang antusias atas terlaksananya program kerjasama itu.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin,  Sarif Usman menambahkan, program tersebut tentunya bermanfaat khususnya bagi masyarakat yang memerlukannya.

"Pengadilan agama Balangan sekarang sedang diperjuangkan dan permohonannya pun sudah masuk, dan semoga secepatnya program Pengadilan Agama Balangan bisa terwujud," ujarnya.

Adapun ungkapan yang dilontarkan oleh Ketua Pengadilan Agama Amuntai, Nana Supiana, yakni melalui program sidang terpadu, pihaknya merasa berbahagia dan sangat terhormat, karena pemerintah Kabupaten Balangan sudah membantu secara aktif untuk pelaksanaan kegiatan ini.

"Semoga  tahun depan juga bisa dilaksanakan kembali Program seperti ini agar bisa memudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan yang berkaitan dengan Pengadilan Agama," harapnya.

Pukul 09.00 wita, Ketua Majelis Hakim membuka sidang yang menandakan persidangan sudah dimulai,  pada hari pertama sebanyak 21 perkara itsbat nikah yang disidangkan, dari 21 perkara tersebut ada 20 perkara dikabulkan dan 1 perkara ditolak, dan pada hari kedua sebanyak 28 perkara itsbat nikah yang disidangkan, semua perkara tersebut dikabulkan.

Setelah sidang, KPTA Banjarmasin menyerahkan Salinan Penetapan, kemudian Kepala KUA Halong menerbitkan buku nikah yang diserah oleh Bupati Balangan secara simbolis kepada masyarakat dan perwakilan dari dukcapil Prov. Kal-sel menyerahkan akta kelahiran anak kepada masyarakat secara simbolis.