Seputar Peradilan

Jum’at, 18 Oktober 2019, Pengadilan Agama Amuntai mengikuti turnamen tennis KPTA CUP XV 2019 yang dilaksanakan dari tanggal 18 – 20 Oktober yakni dari hari jum’at s/d minggu.

 

Turnamen ini diikuti oleh seluruh Pengadilan Agama di wilayah Kalimantan Selatan PTA Banjarmasin.

Pada perhelatan kali ini setiap tim menampilkan permainan terbaiknya di atas lapangan tenis kayu tangi Martapura Kabupaten Banjar.

Diawali dengan pertandingan penentuan juara grup untuk masing-masing pool, Pool  A diisi oleh PA Batulicin, PA Marabahan dan juara bertahan PA Kota Baru. Sementara PA Amuntai harus menghadapi PA Pelaihari, PA Kandangan dan PA Barabai.

Dalam turnamen kali ini, peluang tim PTWP PA Amuntai untuk kembali berhadapan dengan PA Kota Baru sekaligus membalas kekalahan pada turnamen sebelumnya di Barabai terbuka lebar. Pasalnya PA Barabai dan PA Kandangan yang berada dalam satu pool dengan PA Amuntai terpaksa didiskualifikasi dikarenakan kekurangan pemain.

Namun sebelumnya, PA Amuntai harus berjuang menghadapi PA Pelaihari. Skor 2-1 langsung mengantarkan PA Amuntai ke partai semi final menunggu penguasa Pool A. Sesuai dengan prediksi, PA Amuntai berhadapan dengan PA Kota Baru di semi final.

Sedangkan PTA Banjarmasin penguasa Pool B berhadapan dengan penguasa Pool D PA Banjarbaru di semi final. PTA Banjarmasin yang diperkuat oleh pemain Nasional Husain Adam melenggang ke partai final setelah berhasil mengalahkan PA Banjarbaru dengan perlawanan yang sengit.

Di partai semi final lain PA Kota Baru harus mengakui keunggulan PA Amuntai yang juga diperkuat oleh pemain Nasional Rahmadi. dengan kemenangan tersebut PA Amuntai berhasil membalas kekalahan yang lalu sekaligus meghantarkan PA Amuntai ke partai final berhadapan dengan PTA Banjarmasin. 

Di partai final ini merupakan partai yang sangat sengit dan paling ditunggu-tunggu karena para pemain Nasional akan saling bertarung memperebutkan tropy juara 1.

Dari PA Amuntai, Ervan/Junaidi menjadi pasangan pertama menghadapi PTA Banjarmasin yang menurunkan Adam/Insyafli (Waka PTA Bjm). Kekalahan pada partai pertama ini membuat peluang juara semakin menipis, sebaliknya tim lawan semakin di atas angin. Pada partai kedua PA Amuntai yang menurunkan Rahmadi berhasil unggul dan menyamakan skor menjadi 1-1, pada partai penentuan, PA Amuntai harus mengakui keunggulan PTA Banjarmasin, dengan kemenangan di partai ini, PTA Banjarmasin berhasil menjadi juara 1 sedangkan PA Amuntai menjadi runner up.

Turnamen kali ini sangat spesial sekali karena dihadiri oleh Direktur Jendral Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) Bapak Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H.. kedatangan beliau disuguhkan dengan pertandingan yang berkelas Nasional, PTA Banjarmasin vs PA Amuntai dengan menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Sekali lagi PA Amuntai harus mengakui keunggulan PTA Banjarmasin.

Diakhir acara, penyerahan tropy juara 1 sekaligus piala bergilir yang diserahkan  Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H kepada PTA Banjarmasin, kemudian untuk runner up diserahkan oleh KPTA Banjarmasin kepada PA Amuntai, dan untuk juara 3 bersama yaitu PA Banjarbaru dan PA Kota Baru.